
Menciptakan Flappy Bird dengan Construct 3 di SMK Semen Gresik
Dunia game development semakin terbuka lebar bagi generasi muda Indonesia. Hal ini terbukti dari antusiasme siswa SMK Semen Gresik yang mengikuti workshop “Pembuatan Game Flappy Bird dengan Construct 3” yang dilaksanakan pada Senin, 19 Mei 2025. Workshop ini diselenggarakan dengan metode pembelajaran hybrid, melibatkan 5 mahasiswa sebagai fasilitator, yaitu Bernhardth Neo Videan, Fikri Fri Yanto, Jeremy Agape, Vica Pebriyanti Jatnika, Yoga Muchram Anarqi, dan Dosen Pembimbing Lazuardy Syahrul Darfiansa, S.Pd, M.Kom.
Dalam worksop ini, peserta dikenalkan dengan Construct 3, sebuah platform pengembangan game berbasis visual yang user-friendly. Pilihan untuk mengajarkan pembuatan game Flappy Bird bukanlah tanpa alasan – game sederhana namun adiktif ini menjadi contoh sempurna untuk memahami konsep dasar game development.
Peserta belajar berbagai aspek fundamental dalam pembuatan game, antara lain:
- Mekanik Permainan Dasar Siswa mempelajari bagaimana mengimplementasikan kontrol karakter, sistem gravitasi, dan deteksi collision yang menjadi inti dari gameplay Flappy Bird.
- Desain Visual dan Animasi Materi mencakup penggunaan sprite, background, dan animasi sederhana yang memberikan kehidupan pada permainan.
- Sistem Scoring dan UI Peserta diajari cara membuat sistem skor, tampilan game over, dan antarmuka pengguna yang intuitif.
- Logic Programming Visual Melalui sistem event sheet Construct 3, siswa memahami logika pemrograman tanpa harus menulis kode tradisional.

SMK Semen Gresik, sebagai institusi pendidikan kejuruan, sangat mendukung kegiatan yang dapat meningkatkan keterampilan digital siswanya. Workshop ini memberikan exposure penting tentang industri kreatif yang sedang berkembang pesat. “Game development bukan hanya tentang membuat permainan, tetapi juga mengajarkan problem solving, kreativitas, dan logical thinking,” jelas salah satu peserta yang mengikuti workshop secara onsite. Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama sesi berlangsung. Mereka aktif bertanya tentang teknik-teknik lanjutan dan peluang karir di bidang game development.
Workshop seperti ini menjadi langkah awal yang penting untuk memperkenalkan siswa pada dunia game development. Dengan tools yang accessible seperti Construct 3, barrier untuk entry ke industri ini menjadi lebih rendah, memungkinkan lebih banyak talenta muda untuk berkembang.
